Pengakuan Korea Selatan atas Prestasi Indonesia

 

DSC 2866

Kemajuan Indonesia sering tidak terlihat dari dalam. Namun, masyarakat Korea Selatan memberikan pengakuannya.

Nuansa indahnya Indonesia terasa sejak para tamu menginjakkan kaki di lantai dua Lotte Hotel, Seoul. Dengan disambut oleh para penerima tamu yang berkebaya dan alunan apik gamelan Jawa, para tamu dihantar masuk ke dalam Christal Ballroom yang telah disulap menjadi Indonesia kecil yang penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan.

Resepsi Diplomatik yang diadakan pada Kamis (28/9) di Lotte Hotel itu menjadi penutup rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 yang di diadakan KBRI Seoul. Kemeriahan dan suka cita malam itu tidak hanya dinikmati keluarga KBRI Seoul tetapi juga sekitar 400an tamu undangan lainnya yang berasal dari berbagai kalangan dan berbagai negara. Keberagaman juga merupakan salah satu ciri khas Indonesia. Namun, hal tersebut terbukti bukan penghalang untuk maju.

"Indonesia merupakan living proof dimana demokrasi, islam dan modernitas dapat berkembang bersama dalam harmoni," ujar Dubes Umar Hadi.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur FSS (Financial Supervisory Service) Choe Heung-sik, yang hadir sebagai guest of honour, dalam congratulary remarks-nya menyatakan bahwa di tengah pemberitaan media yang hingar bingar, Indonesia menunjukkan bahwa Bhineka Tunggal Ika bukan hanya mungkin, tetapi juga dapat menggiring pada kesuksesan dan menginspirasi.

Di tengah keberagaman tersebut Indonesia telah tumbuh menjadi ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Sejak dibukanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea Selatan pada tahun 1973, kerjasama antara kedua negara telah berkembang di berbagai sektor. Yoo Ki-june, anggota Parlemen korea Selatan yang juga merupakan Ketua Kelompok Persahabatan Parlementer Indonesia-Korea Selatan, menyampaikan bahwa dirinya akan terus mendorong hubungan bilateral kedua negara.

"National Assembly Republik Korea sangat menghargai hubungan bilateral yang telah dibangun hingga saat ini, ke depan saya akan terus mendorong hubungan persahatan Indonesia-Korea Selatan dalam kapasitas yang saya miliki," ujar Yoo.

Chairman CJ Corporation Shon Kyung-shik yang juga hadir dan menyampaikan congratulary remarksnya juga menyampaikan hal serupa. Shon berharap dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk kesejahteraan bersama. CJ telah menanamkan modalnya di berbagai bidang di Indonesia diantaranya bioteknologi, makanan hewan, bioskop, logistik dan franchise.

Acara Resepsi Diplomatik KBRI Seoul juga dimeriahkan oleh beberapa penampilan apik dari seniman-seniman yang didatangkan dari Indonesia diantaranya PSM UNPAD, Balawan dan Batuan Ethnic Group dan Selemor Ate dari Lombok. Lidah para tamu juga dimanjakan oleh beberapa panganan khas Indonesia seperti bakso, rendang, pempek, sate dan es cendol.

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014