Sst, Indonesia Pamer Sarung di Gwangju

WhatsApp Image 2017-09-08 at 3.47.13 PM

Tanpa disadari, sarung Indonesia dinilai banyak orang eksotik. Tidak heran kalau sarung-sarung Indonesia dipamerkan di Korsel.

Aneka sarung khas indonesia "berkibar" di Gwangju. Warna-warninya yang begitu meriah membuat banyak pengunjung pameran tertegun dan mematik aneka pertanyaan.

Begitulah salah satu sudut Gwangju Design Biennale 2017 yang dibuka oleh Walikota Gwangju, Yoon Jang-hyun dan Presiden Gwangju Design Center, Park You-bok, 7 September lalu. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh Gwangju, beberapa perwakilan diplomatik (Hungary dan Denmark) dan masyarakat kota Gwangju.

"Terima kasih Indonesia telah ikutserta. Gwangju juga memerupakan sister city dengan Medan lho," ujar sang Walikota.

Dalam sambutan pembukaannya, Presiden Gwangju Design Center menyampaikan bahwa Gwangju Design Biennale ini bertujuan untuk menampilkan visi desain, nilai dan perannya dalam masyarakat yang berbasis pengetahuan masa depan dalam menyambut Revolusi Industri Keempat. Sementara Walikota Yoon menyampaikan bahwa Gwangju Design Biennale telah menjadikan Gwangju sebagai hub budaya di Asia.

Pameran tersebut diselenggarakan di Gwangju Museum of Art, Asia Culture Center, Gwangju, Provinsi Jeolla Selatan dari tanggal 8 September – 23 Oktober 2017. Dengan mengangkat tema “future” yang mencerminkan kekuatan desain dalam masyarakat kreatif di masa depan, pameran ini diikuti oleh 222 artis, 174 perusahaan dari 30 negara, termasuk Indonesia. Pameran tersebut diperkirakan akan didatangi oleh 200 ribu pengunjung.

KBRI ikut berpartisipasi dengan memamerkan aneka sarung Nusantara di event tersebut. Sarung Indonesia dipajang di salah satu corner bersama dengan negara-negara ASEAN.

Selain sarung, produk Indonesia yang ikut dipamerkan adalah seperangkat sofa rotan (linger bench) yang didesain oleh Alvin Tjitrowirjo dan boneka kain berbentuk ayam yang merupakan koleksi pribadi Direktur Gwangju Design Center. ()

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014