Hebat! Sebelas TKI jadi Sarjana

636002910335971734-ThinkstockPhotos-462114095

Bekerja 6 hari dalam seminggu bukan berarti harus melupakan pentingnya ilmu pengetahuan. Buktinya, banyak TKI di Korea menjadi sarjana. Mereka akan pulang membawa uang, pengetahuan dan pengalaman. Wow!

Pada 13 Agustus nanti akan ada sebelas orang pemuda-pemudi Indonesia yang siap memberikan hadiah terindah bagi bangsanya menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia. Sebelas Tenaga Kerja Indonesia yang mengikuti pembelajaran di Universitas Terbuka di Korea akan menjalani upacara kelulusan yang rencananya akan diselenggarakan di KBRI Seoul. Tidak cukup nampaknya bagi mereka bila hanya berbakti bagi bangsa dengan menyumbangkan devisa bagi negara. Hebat!

Kesebelas calon wisadawan tersebut; Muslim, Totok Wahyudi, Rahmat Yohanes Mandagie, Agus Budi Santosa, Lutfi Muhtar Hasan, hana Febri Nugroho, Nanang Mualim, Waras, Romie Kistaraga, Shanita dan Ahmad, telah menyelesaikan program pendidikan S1 di tengah kesibukan mereka sebagai pekerja di Korea.

"Saya rela menghabiskan waktu istirahat saya untuk belajar demi mencapai cita-cita," ujar Luthfi, seorang calon wisudawan jurusan manajemen yang bercita-cita menjadi pengusaha. Luthfi sendiri saat ini masih bekerja di Gumsung Industry.

Koordinator Pensosbud dan Diplomasi Publik KBRI Seoul, Aji Surya, yang mengikuti gladi resik upacara kelulusan pun turut memuji para TKI ini. "Biasanya orang kalau sudah berpenghasilan besar akan malas untuk belajar, tetapi teman-teman TKI ini malah rajin sekali menuntut ilmu. Kelulusan ini benar-benar hadiah terindah menjelang Hari Kemerdekaan bagi Ibu Pertiwi," tandasnya.

Sebagai bentuk penghargaan, beberapa institusi dan perusahaan Indonesia yang berada di Korea seperti ITPC, BNI, Garuda, KMI, ICC, NU Korea dan Muhammadiah rencananya akan memberikan hadiah bagi para calon wisudawan, menambah kebahagiaan dan semangat untuk terus berkarya.

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014