Dubes Umar Hadi Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Moon

dc7f1542-58f8-4f86-87d1-aa8ec8775449

Setelah menunggu sebulan lebih, Dubes RI untuk Korsel, Umar Hadi, secara resmi menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Moon Jae-in di Istana Cheong Wa Dae (Blue House), Seoul (18/7). Presiden Korsel yakin hubungan bilateral akan terus meningkat di masa datang.

Upacara penyerahan Surat Kepercayaan juga dihadiri oleh Menlu Kang Kyung-wha serta sejumlah pejabat tinggi Republik Korea. Dubes Umar Hadi didampingi istrinya Siti Nila Purnama Hadi dan putrinya Ratna Aini Hadi, serta Atase Pertahanan Kolonel (Laut) Oka Wirayudha dan Koordinator Fungsi Politik KBRI Seoul Tudiono.

Dalam pertemuan yang begitu hangat pasca penyerahan surat kepercayaan, Dubes Umar Hadi menyampaikan salam dari Presiden RI Joko Widodo dan seluruh rakyat Indonesia kepada Presiden Moon dan seluruh rakyat Korea Selatan. Dubes RI juga menyampaikan undangan dari Presiden Jokowi kepada Presiden Moon yang baru terpilih dalam Pemilu bulan Mei yang lalu untuk dapat berkunjung ke Indonesia.

Dubes Umar Hadi mengapresiasi hubungan yang telah terjalin selama ini antara Indonesia dan Republik Korea. Korea Selatan adalah mitra strategis Indonesia sejak tahun 2006, dimana sejak itu hubungan bilateral kedua negara semakin berkembang. Dia juga memastikan komitmen Pemerintah RI untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Republik Korea dan berharap dapat mendorong implementasi kemitraan strategis kedua negara yang lebih dalam dan luas serta mendatangkan manfaat bagi rakyat kedua negara.

Sementara itu, Presiden Moon percaya bahwa kedua negara akan dapat memperkuat hubungan bilateralnya. Secara khusus Presiden Moon mencatat kemajuan kerjasama yang menggembirakan di bidang industri pertahanan. Selain itu, Korea Selatan juga memberikan perhatian yang tinggi terhadap kerjasama dengan ASEAN, oleh karena itu Presiden Moon telah mengirim Utusan Khusus untuk ASEAN guna bertemu Presiden Jokowi pada akhir Mei 2017 yang lalu.

97e0b0bc-1ed7-42d2-9aac-de90b8f856dd

Korea Selatan selama ini adalah salah satu mitra terpenting dan strategis di kawasan bagi Indonesia. Indonesia dan Korea Selatan memiliki forum Joint Commission Meeting pada tingkat Menlu dan Strategic Dialogue pada tingkat Wamenlu untuk membahas isu-isu strategis kedua negara.

Di bidang pertahanan khususnya dalam pengadaan alutsista, Indonesia dan Republik Korea telah mengimplementasikan Strategic Partnership dengan meletakkan trust and confidence sebagai prinsip kerjasama. Saat ini tengah dibangun 3 unit kapal selam untuk TNI AL yang disertai dengan proses transfer teknologi kepada PT PAL. Indonesia juga pemesan pertama produk jet trainer T50 dan saat ini tengah dilakukan program pengembangan bersama pesawat tempur KFX/IFX.

Di bidang ekonomi, kerjasama kedua negara terus menunjukkan prospek yang menggembirakan. Investasi Korea Selatan ke Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-4 dengan total realisasi investasi pada tahun 2016 sebesar USD 1.065,8 juta. Di bidang perdagangan, Korea Selatan bagi Indonesia merupakan negara tujuan ekspor terbesar ke-6, dan negara asal impor terbesar ke-5.

Di sektor pariwisata, wisatawan asal Korea Selatan menempati urutan ke-6 negara asal wisman yang berlibur ke Indonesia tahun 2016 berjumlah 350 ribu, sementara wisatawan asal Indonesia yang berlibur ke Korea juga terus meningkat mencapai hampir 300 ribu orang. Sementara itu, Korea merupakan salah satu tujuan mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah ke luar negeri. Saat ini jumlah mahasiswa Indonesia di berbagai universitas di Korea mencapai 1200 orang dengan tren yang terus meningkat pada tahun-tahun yang akan datang.

Yang juga tidak kalah menariknya, negeri ginseng adalah "rumah" bagi TKI. Sebanyak 35an ribu pekerja Indonesia mendulang devisa di berbagai industri dengan perlakuan yang sama dengan pegawai setempat. Rata-rata penghasilan sebulan mereka antara Rp 20 -Rp 30 juta.

Dubes Umar Hadi merupakan diplomat karier senior. Dia dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Dubes RI untuk Republik Korea pada tanggal 13 Maret 2017 lalu. Sebelum menjadi Dubes RI di Seoul, Umar Hadi menjabat sebagai Konsul Jenderal RI di Los Angeles (2014-2017), Direktur Eropa Barat (2012-2014), Wakil Dubes RI di Den Haag (2009-2012), dan Direktur Diplomasi Publik (2005-2009). Dubes Umar Hadi juga pernah bertugas di Perutusan Tetap RI untuk PBB di Jenewa. (*)

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014