Heboh! Panggung Kemenangan 1438H di Seoul Digoyang Dubes Timor Leste

 

Dubes Ximenes pimpin tari poco poco, KBRI Seoul, 25 Juni 2017 (Dok GATRAnews/KBRI Seoul/Ondengan)
Dubes Ximenes pimpin tari poco poco, KBRI Seoul, 25 Juni 2017 (Dok GATRAnews/KBRI Seoul/Ondengan)

 

Seoul, GATRAnews - Sekitar Seribuan warga Negara Indonesia di Seoul serasa pulang kampung ke KBRI pada hari Lebaran, Minggu (25/6/17). Mereka menyerbu KBRI Seoul, melampiaskan rasa kangen kampung halaman dengan mencicipi aneka jajanan hingga panggung hiburan bertema "Panggung Kemenangan 1438H".

Sejak Open house lebaran KBRI Seoul dibuka jam 14.00, masyarakat langsung mengular untuk bersalaman dan foto bersama Duta besar Umar Hadi dan keluarganya. 

Diiringi suara hingar-bingar dari "Panggung Kemenangan 1438H". Pentas dari warga untuk warga ini dimeriahkan dengan pencak silat, barongan, akustikan, band rock hingga dangdut dan poco-poco. Di panggung ini boleh berakting ala profesional maupun bernyanyi dengan suara sumbang. Tepuk tangan dan teriakan terdengar diantara keramaian.

Tak kalah meriah, dan tentu ini yang paling ditunggu warga perantauan, hidangan lebaran yang disediakan KBRI secara gratis. Ada lontong sayur, sambel goreng kentang hati, rendang, krupuk, sambal dan buah semangka. Tidak lupa, tersedia beberapa makanan khas lebaran seperti kue sagu.

Bila masih belum puas, bisa lari ke ujung KBRI. Di sana ada bazar dari beberapa kelompok WNI. Tersedia bakso, mpek-mpek, jus alpokat, martabak telor dan es teler dan tempe mendoan. Semua dijamin memanjakan lidah setelah sebulan berpuasa.

Ibu Ibu KBRI Seoul melayani WNI mencicipi hidangan lebaran di Seoul, 25 Juni 2016. (Dok GATRAnews/KBRI Seoul/Ondengan)
Ibu Ibu KBRI Seoul melayani WNI mencicipi hidangan lebaran di Seoul, 25 Juni 2016. (Dok GATRAnews/KBRI Seoul/Ondengan)

"Wow, luar biasa. KBRI menyediakan obat kangen keluarga saat lebaran. Sudah bertahun-tahun kami pengin suasana meriah seperti ini," ujar seorang WNI yang biasa dipanggil Ari Odengan.

Yang unik, menurut Minister Counsellor M Aji Surya, diantara 2000-an WNI yang hadir, terselip seorang wanita negara sahabat yang fasih berbahasa Indonesia. Ia ikut bernyanyi dan berjoget tanpa basa-basi. Wanita bergelar duta besar itu bernama Adalgisa Maria Soares Ximenes berasal dari Timor Leste.

Maklumlah, Duta Besar Timor Leste untuk Korea Selatan ini menghabiskan masa mudanya mencari Ilmu di Universitas Muhammadiyah Malang, Jatim. Pertemuan  lebaran ini pasti mengingatkan susasana akrab di Indonesia dahulu. Tak pelak, ia baru mau beranjak pulang setelah acara berakhir pukul 18.00.

Padahal dia datang ke KBRI sejak jam 11 pagi, bersama beberapa Dubes negara sahabat seperti Laos, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Selandia Baru dan Amerika Serikat, untuk mengucapkan selamat hari raya idul fitri kepada Dubes Umar Hadi.

"Terimakasih untuk acara hari ini. Semoga menambah kekuatan  rasa silaturahmi semua wni yang tinggal di korea ini. Sehat selalu untuk semua warga WNI," kata seorang warga bernama Anna Kusumah yang sudah lama tinggal di negeri ginseng

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014