Bubuy Bulan Terlantun Merdu di Ansan

19113876 1244821745646977 3406665161815290460 n

Dubes Umar Hadi berpesan kepada generasi muda Korsel untuk tidak segan-segan menjelajahi Indonesia dan Asia Tenggara. Peran kawasan tersebut diyakini semakin penting bagi masyarakat Korsel di masa depan.

"Pada 10 tahun mendatang, kawan-kawan kalian dari Indonesia dan negara ASEAN lainnya akan datang ke Korea untuk bekerja, dan sebaliknya kalian pun dapat ke sana untuk bekerja," ujar Dubes RI Seoul, Umar Hadi di hadapan siswa-siswa sekolah menengah pertama dalam ASEAN School Tour Program, di Kota Ansan (15/6).

Sebanyak 800 siswa sekolah menengah pertama dari berbagai penjuru kota Ansan memenuhi Dalmaji Theater guna mengikuti ASEAN School Tour Program yang diselenggarakan oleh ASEAN Korea Centre. Perhelatan tahunan ini diselenggarakan dalam rangka memperkenalkan ASEAN dan kawasan Asia Tenggara kepada masyarakat Korea Selatan, khususnya generasi muda. Selain Dubes RI Seoul, turut hadir dalam acara tersebut berbagai perwakilan dari negara-negara anggota ASEAN.

Acara ini dikemas secara interaktif, dimana para siswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seperti talk show, kuis berhadiah, pameran foto, pertunjukkan seni dan peragaan busana. Tampak antusiasme yang tinggi dari para siswa atas kesenian Indonesia saat Dubes Umar melantunkan lagu "Bubuy Bulan" di atas panggung. Dalam kesempatan tersebut, busana Indonesia yang diperagakan oleh siswa Korsel meraih penghargaan terbaik dalam kategori "Team Impact".

Korsel merupakan salah satu negara dengan jumlah WNI yang cukup signifikan. Sekitar 38 ribu jiwa WNI tinggal di Korsel dan tergabung dalam komunitas pekerja, pelajar, maupun mixed marriage. Kota Ansan sendiri merupakan salah satu kota dengan konsentrasi WNI yang terbilang tinggi, dan merupakan salah satu "Indonesia Town" di Korsel.

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014