Bereskan Sumbatan Investasi, Triawan Munaf Kunjungi Korea

 

IMG 0864

Special Envoy RI untuk Korea (Selatan) Triawan Munaf muncul di kota kecil sekitar 350 Km dari pusat kota Seoul (4/4/16). Rupanya pejabat Indonesia itu sedang lakukan kunjungan ke pabrik baja Korea, POSCO yang berlokasi di Gwangyang.

Triawan Munaf sangat terkesan dengan suasana pabrik yang bersih dan sangat efisien dengan sistem komputerisasi yang terintegrasi. "Bersih dan efisien" gumam Triawan saat melakukan kunjungan ke pabrik.

Selain melakukan tinjauan langsung ke pabrik baja POSCO, Triawan yang didampingi Duta Besar John A. Prasetio juga telah bertemu dengan pimpinan Lotte Chemical di Wisma Duta, dan CEO POSCO pada Selasa (5/4).

POSCO memang berencana untuk menambah investasinya di Indonesia senilai US$ 3.1 milyar melalui pembangunan tahap II pabrik baja bekerja sama dengan Krakatu Steel di Cilegon. Adapun Lotte Chemical, salah satu anak perusaha Lotte Group, berminat investasi senilai sekitar US$ 4 milyar di sektor Industri Petrokimia berbasis Olefin. Rencana investasi kedua perusahaan tersebut belum dapat dimulai karena masih terdapatnya beberapa kendala.

Pada kunjungan ini, Triawan menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi dan mengurai kendala yang dihadapi guna memperlancar arus investasi Korea ke Indonesia. Hasil lain dari kunjungan antara lain terlihat dari antusias Lotte Cinema yang berminat untuk melakukan investasi sejalan dengan regulasi baru Pemerintah RI yang membuka dan memperbesar porsi investasi asing di bidang industri hiburan

POSCO  adalah pabrik baja terpadu terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi sekitar 20 juta ton per tahun dan beroperasi 24 jam. Pabrik POSCO Gwangyang dibangun mulai tahun 1981 hingga terakhir tahap 5 selesai tahun1999 dengan total area lebih dari 1500 hektare.

Total 13 pulau kecil disekitar teluk Gwangyang menjadikan POSCO sebagai salah satu kompleks pabrik baja terbesar dunia yang sangat memperhatikan kelestarian lingkungan.

DCM KBRI Seoul Cecep Herawan yang mendampingi kunjungan Triawan Munaf sangat terkesan dengan suasana kompleks POSCO, dimana area hunian dan fasilitas pendukung pegawai sangat tertata apik. "Tidak terasa kita berada dilingkungan pabrik, karena suasananya asri dan hijau" terang Cecep.

Suasana musim semi dengan bunga sakura yang sedang berkembang menjadikan lingkungan hunian POCSO semakin indah dilihat. Sekitar 7000 pegawai POSCO beserta keluarga, bekerja dan tinggal di kompleks yang didukung berbagai sarana dan prasarana seperti sekolah (SD-SMA), fasilitas olahraga, kesehatan, perbelanjaan dan sebagainya.

Pada kunjungan ke Seoul kali ini, Triawan juga melakukan pertemuan dengan pimpinan instansi dan perusahaan di bidang industri kreatif seperti Korea Film Council, The Creative Center for Convergence Culture, Lotte Cinema, dan Digital Media City (DMC).()

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014