Indonesia Bidik Wisatawan Golf Korea

IMG 3620 copy

Publik Korea Selatan dikenalkan dengan besarnya potensi wisata golf di Indonesia. Pada 21 – 23 Maret, Kementerian Pariwisata beserta operator golf Indonesia menyambangi Seoul dan Busan.

Di Negeri Ginseng, sejumlah operator golf lokal diundang dalam pertemuan bisnis berupa tabletop meeting. Dari sana diharapkan akan terjadi transaksi bisnis yang bisa meningkatkan kunjungan masyarakat Korea ke Indonesia untuk bermain golf. Pakar golf turut diajak untuk memberikan pengetahuan yang lebih luas tentang potensi golf Indonesia.

Dalam acara Sales Mission Golf Korea 2016 yang diadakan di Four Seasons Hotel Seoul dan dihadiri kalangan media dan tour operator, Duta Besar Indonesia untuk Republik Korea, John A. Prasetio, mengatakan pengalaman bermain golf di Indonesia akan sangat mengesankan.

"Seeing is believing,” ucap Duta Besar John A. Prasetio yang juga merupakan pecinta golf sejati dan telah merasakan bermain golf di beberapa lapangan golf di Korea dan negara-negara lain.

Lapangan golf Indonesia memiliki keunggulan dalam beberapa hal, salah satunya keindahan pemandangan alam di sekitarnya. Mulai dari laut, gunung berapi, hingga hutan hujan tropis. Di samping itu caddy Indonesia pun terampil. Belum lagi lapangannya bisa dipakai sepanjang tahun karena faktor iklim.

Faktor penarik lainnya adalah harga paket bermain golf di Indonesia yang lebih murah daripada di Korea. Direktur Pemasaran PT Visi Prima Golf Merry Kwan mengatakan, paket bermain golf lima hari empat malam di Indonesia hanya sekitar US$550. Itu pun sudah termasuk akomodasi, transportasi, green fee, caddy fee, dan fasilitas lainnya.

Sementara itu Kementerian Pariwisata yang diwakili Jordi Paliama mengatakan, sebelum kegiatan di Seoul dan Busan ini, kegiatan serupa sudah lebih dulu digelar di Tiongkok dan Jepang. Peluang Indonesia menarik pegolf ketiga negara ini terbuka sebab biaya bermain golf di Korea dan Jepang mahal. Korea juga menjadi target pasar kunci bagi Indonesia, karena berdasarkan riset diperkirakan sekitar 3,5 juta orang Korea berwisata golf ke luar negeri dengan tingkat pengeluaran antara USD 3.000 – 5.000 setiap perjalanannya per orang.

Tercatat sebanyak 4.19 % alasan berkunjung wisman Korea adalah untuk olahraga termasuk di dalamnya wisata golf. Perlu diketahui golf merupakan 1 dari 7 wisata minat khusus yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata.

Tahun ini Indonesia menargetkan 400.000 kunjungan wisatawan dari Korea. Secara keseluruhan, target kunjungan wisman tahun ini adalah 12 juta. Tahun lalu Indonesia berhasil menarik 10,4 juta kunjungan wisman.

Kegiatan Sales Missionini diadakan dalam rangkaian partisipasi Indonesia dalam Golf Expo Korea 2016 yang diadakan dari tanggal 24-27 Maret 2016 di Seoul.(KBRI Seoul)

 

Indonesian Embassy Seoul © 2014